apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? aku tahu.
rasanya aku sudah mengenalnya seumur hidup, dan tiba-tiba saja aku sadar dia telah menjadi bagian yang sangat penting dalam hidupku.
hidup ini sungguh aneh, juga tidak adil.
suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit, kali lainnya hidup menghempaskanmu begitu keras ke bumi.
ketika aku menyadari dialah satu-satunya yang paling ku butuhkan dalam hidup ini, kenyataan berteriak di telingaku dia juga satu-satunya orang yang tidak boleh ku dapatkan.
kata-kataku mungkin terdengar tidak masuk akal, tetapi percayalah, aku rela melepaskan apa saja, melakukan apa saja, asal bisa bersamanya.
tetapi apakah manusia bisa mengubah kenyataan?
satu-satunya yang bisa ku lakukan sekarang adalah keluar dari hidupnya.
aku tidak akan melupakan dirinya, tapi aku harus melupakan perasaanku padanya walaupun itu berarti aku harus menghabiskan sisa hidupku untuk mencoba melakukannya.
pasti butuh waktu lama sebelum aku bisa menatapnya tanpa merasakan apa yang ku rasakan tiap kali aku melihatnya.
mungkin suatu hari nanti, aku tak tahu kapan, rasa sakit ini akan hilang dan saat itu kita akan bertemu kembali.
sekarang, saat ini saja..untuk beberapa detik saja..
aku ingin bersikap egois.
aku ingin melupakan semua orang
mengabaikan dunia
dan melupakan asal usul serta latar belakangku.
tanpa beban, tuntutan, ataupun harapan aku ingin mengaku
aku mencintainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar